Rabu, 31 Oktober 2012

Peraturan Permainan pada Bola Basket

Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:
  • Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  • Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  • Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  • Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  • Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
  • Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
  • Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
  • Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  • Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  • Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  • Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  • Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  • Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.
sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Bola_basket#Sejarah

Sejarah Permainan Bola Basket

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.

Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.


Sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Bola_basket#Sejarah

Kamis, 25 Oktober 2012

Kuliner Jajanan Pinggir Jalan

Tugas pertama dalam mata kuliah softskill kali ini adalah membuat makalah tentang suatu tempat yang menurut kita ini bisa jadi tempat wisata, tempat berkumpul bersama teman-teman, atau tempat makan yang menurut pembuat makalah ini sangat enak dan nyaman.
Saya, Deni Prayudi, ingin membuat makalah tentang tempat makan yang menurut saya pribadi ini adalah tempat makan yang cukup enak. Tempat makannya yaitu bernama Siomay dan Batagor Bandung.

Tempat makan ini berada di suatu daerah Jakarta Selatan dan tepatnya di daerah jalan raya Bulungan depan Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan. Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru.

Siomay dan Batagor Bandung ini menurut saya cukup murah dan cocok bagi para pelajar dan kalangan menengah kebawah. Karena harga Siomay dan Batagor bandung ini kita cukup mengeluarkan kocek sebesar Rp 7.000,00 per porsinya. 
Mungkin diliat dari judul nama makanannya, tidak terdapat banyak menu pilihannya. Tetapi di dalam menu siomay inilah yang banyak variasinya. Ada siomay sebagai pilhan utamanya, kentang, pare isi siomay, tahu coklat isi siomay dan tahu putih, pangsit, otak-otak ikan tenggiri, telor matang, dan masih banyak macam-macam lainnya.
Menurut saya tempat makan disini cukup nyaman karena makannya sendiri dibawah pohon yang rindang. Banyak juga orang-orang yang lebih memilih makan disini mungkin karena harganya yang murah dan juga lumayan enak buat mengganjal perut.

  
Menurut sumber yang sangat pasti (penjual), dengan berjualan setiap hari seperti ini, dia mendapatkan keuntungan 50.000 ribu sampai dengan 70.000 ribu per harinya. Cukup lumayan. Sasaran target dari si Penjual Siomay dan Batagor ini adalah Pelajar Sekolah Menengah Atas, orang-orang yang baru selesai berolahraga di GOR, hingga orang-orang yang berlalu lalang di sekitar jalan raya Bulungan ini.


Mungkin hanya ini yang bisa saya buat dan saya ceritakan tentang makalah makanan yang menurut saya cukup terekomendasikan apabila uang saku sedang serat-seratnya. Hahaha. Mohon maaf apabila ada perkataan saya ada yang salah dan kurang berkenan. Sekian dan terimakasih.

Sabtu, 19 Mei 2012

Teori Organisasi Umum 2 - Tugas Mandiri - Notulensi 4


Penurunan Subsidi BBM Untuk Pembangunan Negara

Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya. Ekonomi terpaut dengan pertumbuhannya. Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi. Faktor-faktor kenaikan pertumbuhan ekonomi antara lain kenaikan penawaran tenaga kerja, kenaikan modal fisik, dan kenaikan produktivitas. Tidak semua pertumbuhan ekonomi dan kebijakan menghasilkan dampak positif. Contohnya Kebijakan penurunan Subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) di Indonesia. Mungkin menguntungkan untuk pertumbuhan ekonomi Negara. Tetapi perlu kita lihat juga dari sisi lain, yaitu bagi supir-supir angkutan umum, bis dan lain-lain. Mereka bekerja dengan cara mengantar orang-orang ke suatu tujuan tertentu menggunakan kendaraan yang memakai BBM (Bahan Bakar Minyak). 
Namun kebijakan penurunan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) ini menjadi suatu ancaman yang menyeramkan bagi pengemudi angkutan umum tersebut, tidak hanya untuk supir, penumpang pun menjadi berfikir dua kali karena harus merogoh kantongnya lebih dalam. Penghasilan tetap, pengeluaran bertambah. Lagi-lagi membuat kemiskinan bertambah. Tetapi disisi lain alasan dibalik ini, kebijakan penurunan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) dilakukan karena untuk melakukan pembangunan bagi negara, (keperluan Negara yaitu menaikan anggaran Negara). Adapun beberapa jenis kebijakan alternative yang digunakan pemerintah yaitu, kebijakan fiscal, kebijakan moneter, dan kebijakan perdagangan untuk mengatasi pertumbuhan ekonomi yang ada pada saat ini. 
 
 
Nama : Deni Prayudi
Npm   : 11110787
Kelas  : 2KA06
Tugas : Softskill – Notulensi Pertumbuhan Ekonomi dan Kebijakan Ekonomi

Jumat, 18 Mei 2012

Tugas Mandiri (Notulensi 3) - Teori Organisasi Umum 2 

Sumber Daya Manusia yang Berkualitas


Maju mundurnya suatu daerah sangat erat kaitannya dengan kemampuan daerah tersebut dalam melakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui sistem pendidikan yang dimiliki. Dengan terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal (cerdas, intelektual, emosional dan spiritual) tentu pembangunan akan mudah dilaksanakan. Pendidikan, sumberdaya manusia, pembangunan adalah mata rantai yang tak dapat diputuskan demi kemajuan dan kemakmuran suatu daerah.
Kualitas SDM Indonesia masih sangat rendah. Kondisi dunia pendidikan lah yang merupakan salah satu alasan yang paling mendasar yaitu semakin mahalnya dunia pendidikan yang menyebabkan anak putus sekolah. Selain itu, disisi lain pendidikan kita cenderung hanya bersifat akademis, yang hanya memperhitungkan kecerdasan intelektual dengan kurang memperhatikan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Sehingga terjadi spilit personality yaitu tidak ada keseimbangan antara akal dan batin yang menjunjung tinggi nilai Ketuhanan yang menyebabkan tidak adanya integrasi antara otak dan hati. Padahal untuk membangun sebuah bangsa yang maju sangat diperlukan SDM yang berkualitas secara IQ, EQ, dan SQ.

Nama : Deni Prayudi
Npm   : 11110787
Kelas  : 2KA06
Tugas : Softskill – Notulensi Isu – isu perekonomian dan Sistem Ekonomi


Tugas Mandiri (Notulensi 2) - Teori Organisasi Umum 2



Mekanisme Pasar dan Faktor-Faktornya


Dalam sebuah mekanisme pasar, permintaan dan penawaran merupakan hal yang sangat penting. Jika tidak ada keseimbangan antara permintaan dan penawaran makan akan terjadi ketimpangan dalam harga atau dalam quantitas barang atau jasa yang di perjual-belikan. Oleh karena itu permintaan harus seimbangan dengan penawaran. Untuk itu sangat penting sekali mengetahui jumlah penawaran yang di berikan dan membandingkannya dengan jumlah permintaan dari konsumen agar ketidakseimbangan permintaan dan permintaan dapat di atasi.

Permintaan adalah kebutuhan masyarakat / individu terhadap suatu jenis barang tergantung kepada faktor-faktor sebagai berikut :

1. Harga barang itu sendiri

2. Harga barang lain

3. Pendapatan konsumen

4. Cita masyarakat / selera

5. Jumlah penduduk

6. Musim / iklim

7. Prediksi masa yang akan datang


Penawaran adalah jumlah barang dan jasa yang tersedia untuk di jual pada berbagai tingkat harga dan situasi.

Keinginan  par penjual dalam menawarkan barang ada berbagai tingkat harga ditentukan oleh beberapa faktor penting, yaitu :

1. Harga barang itu sendiri

2. Harga-harga barang lain

3. Biaya produksi

4. Tujuan perusahaan
           5. Tingkat produksi yang digunakan. 






Tugas  : Softskill – Notulensi Pasar: Mekanisme Penentuan Harga (Teori Penawaran,

              Permintaan dan Elastisitas)


Nama  : Deni Prayudi
Npm   : 11110787
Kelas  : 2KA06


Tugas Mandiri (Notulensi 1) - Teori Organisasi Umum 2

Pasar dan Bentuk-Bentuk Umumnya

            Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang imbalan uang. Tempat terjadinya transaksi jual beli (penjualan dan pembelian) yang dilakukan oleh penjual dan pembeli yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu.
                Mungkin sebagian besar masyarakat indonesia lebih mengetahui pasar tradisional dan modern, padahal masih banyak bentuk pasar menurut luas jangkauan, wujud, barang yang di perjualbelikan, waktu penyelenggaraan, dan menurut organisasinya. Yang pertama bentuk pasar menurut luas jangkauannya yaitu pasar daerah, lokal, nasional dan internasional. Bentuk pasar menurut wujud yaitu abstrak dan konkret. Bentuk pasar menurut barang yang di perjualbelikan yaitu produksi dan konsumsi. Bentuk pasar menurut waktu penyelenggaraan yaitu harian, mingguan, bulanan, tahunan dan temporer. Dan yang terakhir bentuk pasar menurut organisasinya yaitu persaingan sempurna dan tidak sempurna, tetapi dari tidak sempurna masih dapat di bedakan menjadi 3 yaitu pertama pasar monopoli dan monopsoni, kedua pasar persaingan monopolistis dan yang ketiga pasar oligoponi dan oligopsoni.
    
         Tugas  : Softskill – Notulensi Jenis- Jenis Karakteristik Pasar


Nama  : Deni Prayudi
Npm   : 11110787
Kelas  : 2KA06