Tak diketahui secara pasti darimana tari kecak
berasal dan dimana pertama kali berkembang, namun ada suatu macam
kesepakatan pada masyarakat Bali kecak pertama kali berkembang menjadi
seni pertujukan di Bona, Gianyar,
sebagai pengetahuan tambahan kecak pada awalnya merupakan suatu tembang
atau musik yang dihasil dari perpaduan suara yang membentuk melodi yang
biasanya dipakai untuk mengiringi tari Sanghyang yang
disakralkan. Dan hanya dapat dipentaskan di dalam pura. Kemudian pada
awal tahun 1930an seniman dari desa Bona, Gianyar mencoba untuk
mengembangkan tarian kecak dengan mengambil bagian cerita Ramayana yang
didramatarikan sebagai pengganti Tari Sanghyang sehingga tari ini
akhirnya bisa dipertontontan di depan umum sebagai seni pertunjukan.
Bagian cerita Ramayana yang diambil pertama adalah dimana saat Dewi Sita
diculik oleh Raja Rahwana.
Perkembangan Tari Kecak Di Bali
Tari kecak
di Bali mengalami terus mengalami perubahan dan perkembangan sejak
tahun 1970-an. Perkembangan yang bisa dilihat adalah dari segi cerita
dan pementasan. Dari segi cerita untuk pementasan tidak hanya berpatokan
pada satu bagian dari Ramayana tapi juga bagian bagian cerita yang lain
dari Ramayana.
Kemudian dari segi pementasan juga mulai mengalami perkembangan tidak
hanya ditemui di satu tempat seperti Desa Bona, Gianyar namun juga desa
desa yang lain di Bali mulai mengembangkan tari kecak sehingga di
seluruh Bali terdapat puluhan group kecak dimana anggotanya biasanya
para anggota banjar. Kegiatan kegiatan seperti festival tari Kecak juga
sering dilaksanakan di Bali baik oleh pemerintah atau pun oleh sekolah
seni yang ada di Bali. Serta dari jumlah penari terbanyak yang pernah
dipentaskan dalam tari kecak tercatat pada tahun 1979 dimana melibatkan
500 orang penari. Pada saat itu dipentaskan kecak dengan mengambil
cerita dari Mahabarata.
Namun rekor ini dipecahkan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan yang menyelenggarakan kecak kolosal dengan 5000 penari pada tanggal 29 September 2006, di Tanah Lot, Tabanan, Bali.
Pola Tari Kecak
Sebagai suatu pertunjukan tari kecak didukung oleh beberapa factor
yang sangat penting, Lebih lebih dalam pertunjukan kecak ini menyajikan
tarian sebagai pengantar cerita, tentu musik sangat vital untuk
mengiringi lenggak lenggok penari. Namun dalam dalam Tari Kecak musik
dihasilkan dari perpaduan suara angota cak yang berjumlah sekitar 50 –
70 orang semuanya akan membuat musik secara akapela, seorang akan
bertindak sebagai pemimpin yang memberika nada awal seorang lagi
bertindak sebagai penekan yang bertugas memberikan tekanan nada tinggi
atau rendah seorang bertindak sebagai penembang solo, dan sorang lagi
akan bertindak sebagai ki dalang yang mengantarkan alur cerita. Penari
dalam tari kecak dalam gerakannya tidak mestinya mengikuti pakem-pakem
tari yang diiringi oleh gamelan. Jadi dalam tari kecak ini gerak tubuh
penari lebih santai karena yang diutamakan adalah jalan cerita dan
perpaduan suara.
sumber: http://e-kuta.com/blog/tari-bali/cerita-dan-asal-muasal-tari-kecak-bali.htm
Senin, 13 Mei 2013
Sejarah Asal Mula Tari Perut
Oriental dance
(nama yang benar untuk Tari Perut) sebenarnya bukalah tarian penggoda
yang dilakukan oleh para selir untuk merangsang Sultan atau sang Raja.
Hal ini berlawanan dengan kepercayaan banyak orang barat.
Peranan Oriental dance (belly dance) dalam kehidupan social Negara Timur Tengah yang sudah berlangsung berabad-abad, bahwa dari tarian rakyat itu orang-orang dapat melakukannya dengan penuh kegembiraan pada kesempatan tertentu seperti pada pesta pernikahan, kelahiran bayi, festival dalam komunitas tertentu, dan acara acara lainnya yang membawa orang-orang dalam sebuah kebersamaan acara pesta. http://anehdidunia.blogspot.com
Tarian dalam Kehidupan Sosial
Seiring pertumbuhan Islam, masyarakat hidup dalam rumah tangga yang terpisah-pisah. Laki laki hidup dalam satu bagian didalam rumah sedangkan wanita dan anak-anak hidup dalam bagian lain pada rumah tersebut. Kata “Harem” bukan merujuk ke beberapa kamar erotik penggoda yang berisi dengan wanita telanjang tergolek di atas bantal menunggu kesempatan mereka untuk menggoda Sultan. http://anehdidunia.blogspot.com
Melainkan semata-mata penunjuk ke bagian rumah dimana wanita melakukan kegiatan mereka sehari-hari seperti memasak, menjahit, bergosip dengan teman-teman dan memikirkan anak-anaknya. “Harem” berasal dari kata “Haram” yang artinya terlarang. Laki-laki yang bukan bagian dari keluarga secara langsung atau Muhrimnya dilarang memasuki daerah markas wanita ketika mereka mengunjungi temannya.
Berkenaan dengan acara pesta yang akan dilakukan, wanita akan merayakan dengan sesama wanita lainnya, dan laki-laki melakukan pesta yang terpisah dengan sesama laki-laki. Sejarahnya, laki-laki dan perempuan tidak bercampuran. Dalam beberapa Negara Muslim, itu masih terjadi sampai hari ini. http://anehdidunia.blogspot.com
Pada sore hari, selesai memberi makan suami mereka dengan makanan sore yang besar, tarkadang wanita itu berkumpul di rumah saudaranya, tante, sepupu, teman atau neneknya untuk menikmati waktu bersama-sama.
Dalam kebersamaan yang tidak resmi itu, mereka mungkin bangkit dan mengambil kesempatan untuk menari satu sama lainnya. Disinilah salah satu kesempatan bagi seorang ibu yang mempunyai anak laki-laki bujang untuk mencari gadis yang memenuhi syarat bagi anaknya didalam komunitas tersebut.
Pada saat itu tidak ada kostum yang spesial untuk dipakai, orang-orang menari tari perut dalam pakaian pestanya. Sehingga tarian bukan sesuatu pertunjukan yang dilakukan oleh orang yang kita bayar secara profesional, tetapi adalah sesuatu yang didapatkan dan dilakukan orang secara spontanitas. http://anehdidunia.blogspot.com
Abad ke 20
Waktu berubah, dan orang-orangpun berubah seiring berjalannya waktu. Pada abad ke 20 telah membawa beberapa perubahan bahwa bentuk dan peranan tarian dalam kehidupan sosial di negara negar Timur Tengah yakni sebagai berikut:
Peranan Oriental dance (belly dance) dalam kehidupan social Negara Timur Tengah yang sudah berlangsung berabad-abad, bahwa dari tarian rakyat itu orang-orang dapat melakukannya dengan penuh kegembiraan pada kesempatan tertentu seperti pada pesta pernikahan, kelahiran bayi, festival dalam komunitas tertentu, dan acara acara lainnya yang membawa orang-orang dalam sebuah kebersamaan acara pesta. http://anehdidunia.blogspot.com
Tarian dalam Kehidupan Sosial
Seiring pertumbuhan Islam, masyarakat hidup dalam rumah tangga yang terpisah-pisah. Laki laki hidup dalam satu bagian didalam rumah sedangkan wanita dan anak-anak hidup dalam bagian lain pada rumah tersebut. Kata “Harem” bukan merujuk ke beberapa kamar erotik penggoda yang berisi dengan wanita telanjang tergolek di atas bantal menunggu kesempatan mereka untuk menggoda Sultan. http://anehdidunia.blogspot.com
Melainkan semata-mata penunjuk ke bagian rumah dimana wanita melakukan kegiatan mereka sehari-hari seperti memasak, menjahit, bergosip dengan teman-teman dan memikirkan anak-anaknya. “Harem” berasal dari kata “Haram” yang artinya terlarang. Laki-laki yang bukan bagian dari keluarga secara langsung atau Muhrimnya dilarang memasuki daerah markas wanita ketika mereka mengunjungi temannya.
Berkenaan dengan acara pesta yang akan dilakukan, wanita akan merayakan dengan sesama wanita lainnya, dan laki-laki melakukan pesta yang terpisah dengan sesama laki-laki. Sejarahnya, laki-laki dan perempuan tidak bercampuran. Dalam beberapa Negara Muslim, itu masih terjadi sampai hari ini. http://anehdidunia.blogspot.com
Pada sore hari, selesai memberi makan suami mereka dengan makanan sore yang besar, tarkadang wanita itu berkumpul di rumah saudaranya, tante, sepupu, teman atau neneknya untuk menikmati waktu bersama-sama.
Dalam kebersamaan yang tidak resmi itu, mereka mungkin bangkit dan mengambil kesempatan untuk menari satu sama lainnya. Disinilah salah satu kesempatan bagi seorang ibu yang mempunyai anak laki-laki bujang untuk mencari gadis yang memenuhi syarat bagi anaknya didalam komunitas tersebut.
Pada saat itu tidak ada kostum yang spesial untuk dipakai, orang-orang menari tari perut dalam pakaian pestanya. Sehingga tarian bukan sesuatu pertunjukan yang dilakukan oleh orang yang kita bayar secara profesional, tetapi adalah sesuatu yang didapatkan dan dilakukan orang secara spontanitas. http://anehdidunia.blogspot.com
Abad ke 20
Waktu berubah, dan orang-orangpun berubah seiring berjalannya waktu. Pada abad ke 20 telah membawa beberapa perubahan bahwa bentuk dan peranan tarian dalam kehidupan sosial di negara negar Timur Tengah yakni sebagai berikut:
- Penjajahan dari eropa telah membawa gaya kebarat-baratan mereka mempengaruhi Timur Tengah, yang mana di dalam beberapa negara telah menghancurkan garis pemisah tradisional antara laki laki dan wanita pertemanannya menjadi bercampur baur didalam kehidupan sosialnya.
- Telah tumbuhnya Night Club sebagai tempat orang orang untuk mencari hiburan.
- Composer seperti Mohammed Abdel yang telah menciptakan music gaya baru dengan pengaruhnya yang berat sekali pada suara orkestra barat.
- Telah munculnya Cairo dan Beirut sebagai pusat kebudayaan penting didalam dunia Arab. http://anehdidunia.blogspot.com
- Pada awalnya industri perfilman mesir tertuju pada Samia Gamal, Tahia Carioca, dan pada penari penari lainnya sebagai bintang-bintang Internasional, dan Hollywood telah terinspirasi pada costume kutang dan ikat pinggang yang dibuat dipenuhi dengan kerlap kerlip perhiasan dan mote-mote pada pemunculannya yang pertama.
- ”Industri hiburan” sepenuhnya telah menyapu dunia untuk mengambil keuntungan dari film, radio dan teknologi pertelivisian
ASAL MULA TARI GUEL
Konon, tari Guel berasal dari dua orang
putera Sultan Johor, Malaysia, bernama Muria dan adiknya yang bernama
Segenda. Alkisah, pada suatu hari kedua kakak-beradik itu disuruh oleh
orang tuanya menggembala itik di tepi laut. Sambil menggembala, untuk
mengisi kebosanan, mereka bermain layang-layang. Suatu saat, datanglah
angin kencang yang membuat layang-layang mereka putus. Secara spontan
mereka berusaha sekuat tenaga mengejar layang-layangnya yang putus itu,
sehingga lupa pada itik-itik yang harus mereka jaga. Karena kelengahan
ini, itik-itik yang harus mereka jaga berenang dan akhirnya hilang di
tengah laut. Sebagai catatan, versi lain dari cerita ini yang menyatakan
bahwa, akibat hembusan angin yang sangat kencang itu mereka bersama
layang-layangnya diterbangkan oleh angin hingga jatuh di Negeri Serule,
Aceh Tengah yang dikuasai oleh Raja Cik Serule yang bergelar Muyang Kaya
Lanang Bejeye.
Setelah lelah mengejar layang-layang yang putus, kembali lagi ke tepi laut untuk membawa itik-itiknya pulang. Namun sesampai di sana, mereka tidak mendapati satu ekor itik pun karena seluruhnya telah hilang di telah ombak lautan. Dengan perasaan takut karena lalai dalam menjalankan tugas yang diberikan, akhirnya mereka pulang untuk melaporkan kejadian itu pada orang tua mereka. Sesampai di rumah, mereka segera melapor. Mendengar laporan kedua anaknya tersebut, sang ayah menjadi murka dan menyuruh mereka mencari itik-itik itu sampai dapat dan sebelum dapat tidak boleh pulang ke rumah. Akhirnya kedua kakak-beradik itu pergi dengan sebuah sampan mengarungi lautan luas untuk mencari itik-itik yang hilang. Namun setelah berhari-hari mencari ke segala penjuru mata angin, akhirnya mereka tersesat dan terdampar di sebuah negeri yang bernama Surele.
Saat mereka sampai di Negeri Serule hari telah gelap gulita. Kemudian mereka menuju ke sebuah meunasah/langgar untuk beristirahat karena sekujur tubuh mereka basah serta lemah lunglai setelah berhari-hari berada di tengah lautan. Pada pagi harinya barulah rakyat Serule terkejut mendengar ada dua anak terdampar di negeri mereka. Rakyat Serule beramai-ramai menuju ke meunasah untuk membawa kedua anak itu ke istana Raja Cik Serule untuk diinterogasi. Setelah kedua anak itu menjelaskan asal usulnya, maka raja menjadi iba dan mengangkat mereka menjadi anak angkatnya. Kedua anak itu sangat disayangi oleh Raja Cik Serule.
Selama kedua anak itu berada di Negeri Serule, rakyat Serule makmur, aman dan sentosa. Hal ini terjadi karena kedua anak itu mempunyai tuah/kesaktian yang menakjubkan. Sebagai pertanda bahwa mereka memiliki tuah tersebut adalah tatkala menjelang senja hari selalu terlihat cahaya menyala-nyala di atas langit Negeri Serule.
Melihat kemakmuran Negeri Serule akibat kesaktian atau tuah dari kedua anak itu, maka raja Linge, yang berasal dari negeri tetangga merasa cemburu. Kemudian ia memerintahkan kepada para prajuritnya untuk membunuh kedua anak itu. Namun dalam usaha pembunuhan itu, yang terbunuh hanya Muria, kakak dari Segenda. Sedangkan Segenda berhasil diselamatkan oleh Raja Cik Serule dengan menyembunyikannya di suatu tempat diketahui oleh sembatang orang. Jasad Muria yang terbunuh itu dikuburkan di tepi sungai di Desa Samarkilang, Aceh Tengah.
Pada setiap akhir tahun raja-raja harus datang ke Kutaraja untuk mengantarkan atau mempersembahkan “cup usur” (upeti) kepada Sultan Aceh. Kebetulan pada tahun itu Raja Cik Serule membawa serta Segenda. Saat para raja mengadakan pertemuan dengan Sultan Aceh, si Segenda yang bukan seorang raja, menunggu di halaman istana. Sambil menunggi, ia mengisi waktunya dengan seekor gajah yang berwarna putih. Rupanya lukisan Sengeda itu menarik perhatian puteri Sultan. Sang puteri kemudian meminta ayahnya (Sultan Aceh) untuk mencarikan jenis binatang yang dilukis oleh Segenda.
Sultan Aceh enggan untuk menolak permintaan anaknya tersebut dan memerintahkan Raja Cik Serule bersama Segenda mencari dan menangkap gajah itu untuk dipersembahkan kepada Sultan Aceh. Raja Cik Serule sangat kebingungan menerima tugas yang berat itu, sebab ia tidak tahu bagaimana cara mencari dan menangkap gajah tersebut. Melihat kebinggungan ayah angkatnya itu, Segende kemudian bercerita bahwa beberapa malam sebelumnya ia didatangi oleh roh kakaknya (Muria) yang dibunuh dan dikubur di Desa Samarkilang. Roh kakaknya itu memberikan petunjuk dimana mereka dapat mencari gajah putih.
Keesokan harinya Raja Cik Serule, yang bergelar Muyang Kaya pergi bersama Segenda mencari gajah itu sesuai dengan petunjuk yang telah disampaikan roh Muria melalui mimpinya. Sesampainya mereka ke tempat gajah itu, yang ketika itu sedang berkubang, maka mereka segera memasangkan tali kulit ke leher gajah putih itu. Mulanya gajah putih itu hanya diam saja, tetapi tiba-tiba gajah itu berlari dengan sangat kencang. Gajah putih itu akhirnya baru berhenti di dekat kuburan Muria di Kampung Samarkilang. Walaupun segala macam cara telah dilakukan, tetapi sang gajah putih tetap tidak beranjak dati tempatnya. Akhirnya mereka menggunakan cara lain yaitu rayuan yang lemah lembut dan menari dengan meiluk-liukkan tubuh. Melihat tingkah polah kedua orang itu, sang gajah akhirnya terbujuk dan bersedia ikut menuju istana Sultan Aceh.
Gerakan-gerakan tubuh yang dilakukan oleh Raja Cik Serule dan Segenda itu akhirnya menjadi vikal bakal tari ugel yang menjadi tari tradisional khas rakyat Gayo.
Sumber:
Hakim, A.R. 1986. Bunga Rampai Cerita Rakyat Gayo, Seri IV. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah.
Setelah lelah mengejar layang-layang yang putus, kembali lagi ke tepi laut untuk membawa itik-itiknya pulang. Namun sesampai di sana, mereka tidak mendapati satu ekor itik pun karena seluruhnya telah hilang di telah ombak lautan. Dengan perasaan takut karena lalai dalam menjalankan tugas yang diberikan, akhirnya mereka pulang untuk melaporkan kejadian itu pada orang tua mereka. Sesampai di rumah, mereka segera melapor. Mendengar laporan kedua anaknya tersebut, sang ayah menjadi murka dan menyuruh mereka mencari itik-itik itu sampai dapat dan sebelum dapat tidak boleh pulang ke rumah. Akhirnya kedua kakak-beradik itu pergi dengan sebuah sampan mengarungi lautan luas untuk mencari itik-itik yang hilang. Namun setelah berhari-hari mencari ke segala penjuru mata angin, akhirnya mereka tersesat dan terdampar di sebuah negeri yang bernama Surele.
Saat mereka sampai di Negeri Serule hari telah gelap gulita. Kemudian mereka menuju ke sebuah meunasah/langgar untuk beristirahat karena sekujur tubuh mereka basah serta lemah lunglai setelah berhari-hari berada di tengah lautan. Pada pagi harinya barulah rakyat Serule terkejut mendengar ada dua anak terdampar di negeri mereka. Rakyat Serule beramai-ramai menuju ke meunasah untuk membawa kedua anak itu ke istana Raja Cik Serule untuk diinterogasi. Setelah kedua anak itu menjelaskan asal usulnya, maka raja menjadi iba dan mengangkat mereka menjadi anak angkatnya. Kedua anak itu sangat disayangi oleh Raja Cik Serule.
Selama kedua anak itu berada di Negeri Serule, rakyat Serule makmur, aman dan sentosa. Hal ini terjadi karena kedua anak itu mempunyai tuah/kesaktian yang menakjubkan. Sebagai pertanda bahwa mereka memiliki tuah tersebut adalah tatkala menjelang senja hari selalu terlihat cahaya menyala-nyala di atas langit Negeri Serule.
Melihat kemakmuran Negeri Serule akibat kesaktian atau tuah dari kedua anak itu, maka raja Linge, yang berasal dari negeri tetangga merasa cemburu. Kemudian ia memerintahkan kepada para prajuritnya untuk membunuh kedua anak itu. Namun dalam usaha pembunuhan itu, yang terbunuh hanya Muria, kakak dari Segenda. Sedangkan Segenda berhasil diselamatkan oleh Raja Cik Serule dengan menyembunyikannya di suatu tempat diketahui oleh sembatang orang. Jasad Muria yang terbunuh itu dikuburkan di tepi sungai di Desa Samarkilang, Aceh Tengah.
Pada setiap akhir tahun raja-raja harus datang ke Kutaraja untuk mengantarkan atau mempersembahkan “cup usur” (upeti) kepada Sultan Aceh. Kebetulan pada tahun itu Raja Cik Serule membawa serta Segenda. Saat para raja mengadakan pertemuan dengan Sultan Aceh, si Segenda yang bukan seorang raja, menunggu di halaman istana. Sambil menunggi, ia mengisi waktunya dengan seekor gajah yang berwarna putih. Rupanya lukisan Sengeda itu menarik perhatian puteri Sultan. Sang puteri kemudian meminta ayahnya (Sultan Aceh) untuk mencarikan jenis binatang yang dilukis oleh Segenda.
Sultan Aceh enggan untuk menolak permintaan anaknya tersebut dan memerintahkan Raja Cik Serule bersama Segenda mencari dan menangkap gajah itu untuk dipersembahkan kepada Sultan Aceh. Raja Cik Serule sangat kebingungan menerima tugas yang berat itu, sebab ia tidak tahu bagaimana cara mencari dan menangkap gajah tersebut. Melihat kebinggungan ayah angkatnya itu, Segende kemudian bercerita bahwa beberapa malam sebelumnya ia didatangi oleh roh kakaknya (Muria) yang dibunuh dan dikubur di Desa Samarkilang. Roh kakaknya itu memberikan petunjuk dimana mereka dapat mencari gajah putih.
Keesokan harinya Raja Cik Serule, yang bergelar Muyang Kaya pergi bersama Segenda mencari gajah itu sesuai dengan petunjuk yang telah disampaikan roh Muria melalui mimpinya. Sesampainya mereka ke tempat gajah itu, yang ketika itu sedang berkubang, maka mereka segera memasangkan tali kulit ke leher gajah putih itu. Mulanya gajah putih itu hanya diam saja, tetapi tiba-tiba gajah itu berlari dengan sangat kencang. Gajah putih itu akhirnya baru berhenti di dekat kuburan Muria di Kampung Samarkilang. Walaupun segala macam cara telah dilakukan, tetapi sang gajah putih tetap tidak beranjak dati tempatnya. Akhirnya mereka menggunakan cara lain yaitu rayuan yang lemah lembut dan menari dengan meiluk-liukkan tubuh. Melihat tingkah polah kedua orang itu, sang gajah akhirnya terbujuk dan bersedia ikut menuju istana Sultan Aceh.
Gerakan-gerakan tubuh yang dilakukan oleh Raja Cik Serule dan Segenda itu akhirnya menjadi vikal bakal tari ugel yang menjadi tari tradisional khas rakyat Gayo.
Sumber:
Hakim, A.R. 1986. Bunga Rampai Cerita Rakyat Gayo, Seri IV. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah.
Alergi Makanan, Sebuah Faktor “Bakar Lemak” Tersembunyi
Di Fitness Indonesia, kami sering mendengar keluhan seperti, “Saya sudah mengikuti diet sehat dan makan makanan sehat setiap hari. Tetapi tetap saja saya kesulitan menurunkan berat badan dan membakar lemak di perut saya tidak berkurang.”
Jika ini terdengar seperti anda, salah satu penyebab yang mungkin adalah alergi makanan. Alergi yang dimaksud disini bukanlah anda mengalami demam atau gatal-gatal setiap kali anda memakan makanan tertentu. Alergi yang dimaksud jauh lebih tersembunyi sehingga anda bahkan mungkin tidak menyadarinya.
Konteks dari alergi disini adalah tubuh anda tidak bisa mencerna nutrisi yang terkandung di dalam makanan tertentu dengan baik. Keadaan akan menjadi lebih buruk jika ini berlangsung terlalu lama karena bukannya menyerap nutrisi makanan tersebut, tubuh anda malah membuat antibodi untuk melawan nutrisi yang terkandung dalam makanan tersebut.
Mengapa demikian? Anda mungkin bertanya. Jika anda pikirkan, hal ini sebenarnya logis. Karena tubuh anda tidak bisa mencerna nutrisi makanan itu dengan baik, tubuh anda cukup pintar (atau mungkin tidak) untuk menyimpulkan bahwa nutrisi tersebut adalah kontaminan asing. Hal ini menjelaskan antibodi dan tanggapan tubuh yang agresif.
“Jika itu yang terjadi, tidak masalah, saya hanya perlu makan lebih banyak” Mungkin anda berpikir demikian tapi kejadiannya tidak sesederhana itu. Ketika tubuh anda sibuk menyerang "kontaminan asing", tubuh anda memiliki lebih sedikit waktu untuk melakukan hal lain yang lebih penting untuk membakar lemak, menurunkan berat badan, dan membentuk otot, seperti memproduksi growth hormone (hormon pertumbuhan) atau mentransport nutrisi dan produk buangan menuju dan dari sel otot anda.
Bukan hanya itu, tubuh anda sebenarnya mengalami stres ketika berusaha melenyapkan semua "kontaminan asing". Alhasil, produksi hormon stres semakin tinggi. Dan sayangnya, hormon ini memicu penimbunan lemak di daerah perut anda.
Jadi, sekarang anda sadar bahwa alergi makanan, di antara hal-hal lainnya, mungkin merupakan masalah utama di belakang lemak perut anda. Kemudian, apa yang bisa kita lakukan?
1. Coba untuk makan makanan yang berbeda setiap hari
2. Hindari produk-produk susu dan gandum.
sumber : http://www.fitnessindonesia.com/blog/2012/09/alergi-makanan-sebuah-faktor-bakar-lemak-tersembunyi
Jika ini terdengar seperti anda, salah satu penyebab yang mungkin adalah alergi makanan. Alergi yang dimaksud disini bukanlah anda mengalami demam atau gatal-gatal setiap kali anda memakan makanan tertentu. Alergi yang dimaksud jauh lebih tersembunyi sehingga anda bahkan mungkin tidak menyadarinya.
Konteks dari alergi disini adalah tubuh anda tidak bisa mencerna nutrisi yang terkandung di dalam makanan tertentu dengan baik. Keadaan akan menjadi lebih buruk jika ini berlangsung terlalu lama karena bukannya menyerap nutrisi makanan tersebut, tubuh anda malah membuat antibodi untuk melawan nutrisi yang terkandung dalam makanan tersebut.
Mengapa demikian? Anda mungkin bertanya. Jika anda pikirkan, hal ini sebenarnya logis. Karena tubuh anda tidak bisa mencerna nutrisi makanan itu dengan baik, tubuh anda cukup pintar (atau mungkin tidak) untuk menyimpulkan bahwa nutrisi tersebut adalah kontaminan asing. Hal ini menjelaskan antibodi dan tanggapan tubuh yang agresif.
“Jika itu yang terjadi, tidak masalah, saya hanya perlu makan lebih banyak” Mungkin anda berpikir demikian tapi kejadiannya tidak sesederhana itu. Ketika tubuh anda sibuk menyerang "kontaminan asing", tubuh anda memiliki lebih sedikit waktu untuk melakukan hal lain yang lebih penting untuk membakar lemak, menurunkan berat badan, dan membentuk otot, seperti memproduksi growth hormone (hormon pertumbuhan) atau mentransport nutrisi dan produk buangan menuju dan dari sel otot anda.
Bukan hanya itu, tubuh anda sebenarnya mengalami stres ketika berusaha melenyapkan semua "kontaminan asing". Alhasil, produksi hormon stres semakin tinggi. Dan sayangnya, hormon ini memicu penimbunan lemak di daerah perut anda.
Jadi, sekarang anda sadar bahwa alergi makanan, di antara hal-hal lainnya, mungkin merupakan masalah utama di belakang lemak perut anda. Kemudian, apa yang bisa kita lakukan?
1. Coba untuk makan makanan yang berbeda setiap hari
Karena tubuh anda
memiliki kecenderungan untuk membuat antibodi jika anda makan makanan
tertentu terlalu sering. Contohnya, jika anda makan ayam hari ini, coba
untuk menghindari makan ayam keesokannya. Anda boleh makan ayam lagi
sehari setelahnya.
Alasannya karena kebanyakan orang
sebenarnya alergi terhadap susu dan gandum. Mengapa demikian? Kebanyakan
orang, kemungkinan besar termasuk anda, telah lama hidup dengan produk
susu dan gandum setiap harinya (susu, roti, sereal,nasi, dsb) dan anda
sudah tahu apa yang akan terjadi jika kita mengkonsumsi makanan yang
sama setiap hari (petunjuk, lihat nomor 1 di atas)
3. Lakukan "eksperimen telur" terhadap diri anda sendiri.
Eksperimen ini akan menguji apakah anda
memiliki alergi terhadap telur. Hal ini diperlukan karena anda telah
lama mengkonsumsi telur setiap hari tanpa sepemgetahuan anda. Anda
mungkin tidak makan telur utuh setiap hari tetapi anda tetap masih
mengkonsumsi telur setiap kali anda makan kue, biskuit, roti, dsb. Jadi,
untuk ekperimennya, makan 2 atau 3 telur utuh dan lihat apakah anda
merasa ngantuk atau tidak bertenaga setelahnya. Jika hasilnya positif,
anda harus menghindari telur dalam bentuk apapun untuk beberapa saat.
Jadi, silahkan anda coba ketiga tips diet ini dalam diet sehat anda dan saksikan perut anda melangsing dan tingkat energi anda melonjak tinggi sepanjang hari.sumber : http://www.fitnessindonesia.com/blog/2012/09/alergi-makanan-sebuah-faktor-bakar-lemak-tersembunyi
Cara Cepat Menurunkan Berat Badan Tanpa Obat
Seberapa besar? Untuk 3kg dalam seminggu, pengeluaran harus minimal
21000 kalori lebih besar daripada pemasukan kalori anda. Berarti, setiap
harinya, anda harus membuat perbedaan sekitar 3000 kalori.
Terdengar sulit? Mungkin iya. Mustahil? Tidak juga. Anda hanya perlu mengurangi pemasukan kalori anda sebanyak 1000-1500 kalori dan meningkatkan pengeluaran kalori anda sebanyak 2000-2500 kalori.
Untuk mengurangi pemasukan kalori sebanyak lebih dari 1000 kalori,
anda hanya perlu menghindari 1 big mac, 1 kentang goreng, dan 1 gelas
soft drink dari McDonald’s, yang merupakan paket umum restoran-restoran junk food. Singkatnya, hanya dengan menghindari junk food, anda sudah mengurangi 1000-1500 kalori.
Sementara untuk mengeluarkan 2000-2500 kalori, anda hanya perlu berolahraga di mesin kardio selama 2-3 jam/hari. Anda mungkin menyangka hal ini mustahil. Anda mungkin berpikir tak seorangpun melakukan hal ini. Tapi berkali-kali saya mendengar dan menyaksikan sendiri banyak orang melakukan hal demikian.
Tapi, ini baru 3kg. Bukankah kita sedang membicarakan cara cepat menurunkan 5kg berat badan dalam seminggu? Betul sekali. 2kg sisanya akan datang dari kurangnya kadar air dari tubuh anda. Tergantung pola makan dan aktifitas sehari-hari anda, kadar air tubuh anda selalu berubah. Jika anda melakukan kedua hal di atas untuk mencapai perbedaan harian sebesar 3000 kalori, dijamin kadar air anda pun akan berkurang sebanyak 2kg dalam seminggu.
Namun, apakah cara ini merupakan cara cepat menurunkan berat badan yang sehat? Sayangnya tidak! Memang berat badan anda akan turun, tapi dalam waktu 2-3 minggu, penurunan berat badan anda akan terhenti. Tak hanya itu, anda akan lebih rentan terhadap kenaikan berat badan, yang disebut dengan fenomena rebound weight gain. Jadi, secepat apa penurunan berat badan yang sehat?
Untuk pria, 1.5kg dalam seminggu adalah batas aman dan sehat,
sementara untuk wanita, 1kg dalam seminggu . Dengan menurunkan berat
badan dalam batas ini, anda dijamin akan mendapatkan hasil konsisten
setiap minggunya dan bebas dari resiko rebound weight gain. Berikut adalah caranya:
1. Targetkan pemasukan kalori harian anda agar lebih rendah dari kebutuhan kalori harian anda
Di sisi lain, pastikan agar pemasukan kalori anda tidak terlalu rendah sampai-sampai resiko rebound weight gain anda meningkat. Batas aman pemasukan kalori harian selagi menurunkan berat badan adalah tidak lebih rendah dari 1200 kalori untuk wanita atau 1600 kalori untuk pria.
2. Ikuti sebuah program latihan beban dengan rutin dan konsisten
Jika anda memiliki pemasukan kalori yang lebih rendah daripada pengeluaran kalori dalam jangka panjang, tubuh anda memiliki kecenderungan untuk membakar otot anda terlebih dahulu sebelum lemak anda mulai dibakar. Semakin banyak otot yang terbakar, maka semakin rendah metabolisme tubuh anda.
Hal ini berarti pengeluaran kalori harian anda akan semakin rendah, sehingga akan semakin sulit bagi anda untuk menurunkan berat badan anda. Di sisi lain, latihan beban merupakan satu-satunya cara untuk mencegah terjadinya hal ini. Karena itulah, latihan beban merupakan komponen vital dalam menurunkan berat badan
3. Biasakan diri anda untuk mengikuti gaya hidup sehat
Keseimbangan kadar hormon berperan penting dalam menurunkan berat badan. Dengan mengikuti gaya hidup sehat, anda akan menjaga keseimbangan kadar hormon anda, sehingga menurunkan berat badan pun akan lebih mudah
sumber : http://www.fitnessindonesia.com/blog/2013/02/cara-cepat-menurunkan-5kg-berat-badan-dalam-seminggu
Terdengar sulit? Mungkin iya. Mustahil? Tidak juga. Anda hanya perlu mengurangi pemasukan kalori anda sebanyak 1000-1500 kalori dan meningkatkan pengeluaran kalori anda sebanyak 2000-2500 kalori.
| Hindari Ini dan Kurangi 1000 Kalori |
Sementara untuk mengeluarkan 2000-2500 kalori, anda hanya perlu berolahraga di mesin kardio selama 2-3 jam/hari. Anda mungkin menyangka hal ini mustahil. Anda mungkin berpikir tak seorangpun melakukan hal ini. Tapi berkali-kali saya mendengar dan menyaksikan sendiri banyak orang melakukan hal demikian.
Tapi, ini baru 3kg. Bukankah kita sedang membicarakan cara cepat menurunkan 5kg berat badan dalam seminggu? Betul sekali. 2kg sisanya akan datang dari kurangnya kadar air dari tubuh anda. Tergantung pola makan dan aktifitas sehari-hari anda, kadar air tubuh anda selalu berubah. Jika anda melakukan kedua hal di atas untuk mencapai perbedaan harian sebesar 3000 kalori, dijamin kadar air anda pun akan berkurang sebanyak 2kg dalam seminggu.
Namun, apakah cara ini merupakan cara cepat menurunkan berat badan yang sehat? Sayangnya tidak! Memang berat badan anda akan turun, tapi dalam waktu 2-3 minggu, penurunan berat badan anda akan terhenti. Tak hanya itu, anda akan lebih rentan terhadap kenaikan berat badan, yang disebut dengan fenomena rebound weight gain. Jadi, secepat apa penurunan berat badan yang sehat?
| Perlahan tapi Pasti, Kunci Mencapai Bentuk Badan Ideal |
1. Targetkan pemasukan kalori harian anda agar lebih rendah dari kebutuhan kalori harian anda
Di sisi lain, pastikan agar pemasukan kalori anda tidak terlalu rendah sampai-sampai resiko rebound weight gain anda meningkat. Batas aman pemasukan kalori harian selagi menurunkan berat badan adalah tidak lebih rendah dari 1200 kalori untuk wanita atau 1600 kalori untuk pria.
2. Ikuti sebuah program latihan beban dengan rutin dan konsisten
Jika anda memiliki pemasukan kalori yang lebih rendah daripada pengeluaran kalori dalam jangka panjang, tubuh anda memiliki kecenderungan untuk membakar otot anda terlebih dahulu sebelum lemak anda mulai dibakar. Semakin banyak otot yang terbakar, maka semakin rendah metabolisme tubuh anda.
Hal ini berarti pengeluaran kalori harian anda akan semakin rendah, sehingga akan semakin sulit bagi anda untuk menurunkan berat badan anda. Di sisi lain, latihan beban merupakan satu-satunya cara untuk mencegah terjadinya hal ini. Karena itulah, latihan beban merupakan komponen vital dalam menurunkan berat badan
3. Biasakan diri anda untuk mengikuti gaya hidup sehat
Keseimbangan kadar hormon berperan penting dalam menurunkan berat badan. Dengan mengikuti gaya hidup sehat, anda akan menjaga keseimbangan kadar hormon anda, sehingga menurunkan berat badan pun akan lebih mudah
sumber : http://www.fitnessindonesia.com/blog/2013/02/cara-cepat-menurunkan-5kg-berat-badan-dalam-seminggu
Asal-usul Nama Indonesia
Berikut adalah Sejarah Asal - Usul Nama Indonesia Ditemukan
Di masa penjajahan India-Belanda ini muncul nama Indonesia. Pertama
kali digunakan oleh dua orang Inggris, yaitu George Samuel Windsor Earl,
seorang pengacara kelahiran London, yang bersama James Richardson
Logan, seorang pengacara kelahiran Scotlandia, menulis artikel sebanyak
96 halaman di Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia No. 4,
tahun 1850 dengan judul "The Ethnology of the Indian Archipelago:
Embracing Enquiries into the Continental Relations of the Indo-Pacific
Islanders." Mereka menamakan penduduk India-Belanda bagian barat yang
berasal Proto-Malaya (Melayu tua) dan Deutero-Malaya (Melayu muda),
sebagai Indunesians (Indu, bahasa Latin, artinya: India; Nesia, asal
katanya adalah nesos, bahasa Yunani, artinya: kepulauan).
Sedangkan penduduk di wilayah India-Belanda bagian timur masuk ke dalam kategori Melanesians (Mela = hitam. Melanesia = kepulauan orang-orang hitam). Oleh karena itu, Earl sendiri kemudian cenderung menggunakan istilah Melayu-nesians, untuk menamakan penduduk India-Belanda bagian barat. Kemudian Logan merubah Indunesia menjadi Indonesia (Indos dan Nesos, keduanya berasal dari bahasa Yunani) dalam tulisan-tulisannya di Journal tersebut.
Adalah Adolf Bastian, seorang dokter dan sekaligus etnolog Jerman, yang mempopulerkan nama Indonesia ketika menerbitkan laporan perjalanan dan penelitiannya di Berlin, yang diterbitkan dalam karya 5 jilid (1864 – 1894) dengan judul “Indonesien, oder die Inseln des malaysischen Archipels” (bahasa Jerman, artinya: “Indonesia, atau Pulau-Pulau dari Kepulauan Malaya”). Jilid I berjudul Maluku, jilid II Timor dan Pulau-Pulau Sekitarnya, jilid III Sumatera dan Daerah Sekitarnya, jilid IV Kalimantan dan Sulawesi, jilid V Jawa dan Penutup.
Sejak dahulu hingga sekarang, para ilmuwan Eropa lebih senang menggunakan istilah/kata bahasa Latin atau Yunani untuk penamaan hal-hal yang sehubungan dengan ilmiah, demikian juga untuk menamakan ras penduduk di wilayah Malaya dan India Belanda bagian barat.
Eduard Douwes Dekker, dalam bukunya “Max Havelaar” menyebut India-Belanda dengan nama Insulinde, variasi bahasa Belanda untuk Kepulauan India. Ketika Indische Partij (Partai India) yang didirikan oleh keponakannya dilarang oleh Pemerintah India Belanda tahun 1913, para anggotanya mendirikan Partai Insulinde.
Baik Indunesian, Indonesien atau Insulinde semua artinya adalah Kepulauan India, untuk menunjukkan identitas pribumi yang hidup di bagian barat wilayah India- Belanda, sedangkan yang hidup di wilayah timur –Flores, Timor, Maluku dan Papua-sebenarnya adalah orang-orang Melanesia (Kepulauan orang-orang hitam).
Yang termasuk pertama menggunakan kata Indonesia pada awal tahun 20-an adalah Perhimpunan Indonesia di Belanda, Sam Ratu Langie dan Partai Komunis Indonesia.
Jadi kata Indonesia yang sampai sekarang digunakan oleh Republik Indonesia artinya tak lain adalah: Kepulauan India.
Selain Indonesia, yang menggunakan nama yang “diciptakan” oleh orang-orang Inggris dan kemudian dipopulerkan oleh orang Jerman, juga Phillipina (Filipina), yang masih tetap menggunakan nama peninggalan penjajahan. Ketika orang-orang Spanyol menguasai wilayah tersebut, sebagai persembahan kepada raja Spanyol, Phillip, jajahan itu diberi nama Philippina.
Banyak negara setelah merdeka mengganti nama yang “diciptakan” atau diberikan oleh penjajahnya, seperti Ceylon menjadi Sri Lanka, Burma menjadi Myanmar, Indo-Cina menjadi Vietnam, Rhodesia menjadi Zimbabwe, Gold Coast menjadi Ghana, South-West Afrika menjadi Namibia, dll.
Jadi seandainya bangsa ini sepakat untuk meninggalkan nama yang diciptakan oleh orang Eropa, maka Indonesia bukanlah negara pertama yang mengganti nama peninggalan masa penjajahan.
Sejarah Asal - Usul Nama Indonesia Ditemukan Dapat menjadi bahan pertimbangan, untuk kembali menggunakan nama yang telah lebih dari 1000 tahun digunakan oleh nenek moyang kita, yaitu NUSANTARA.
Sedangkan penduduk di wilayah India-Belanda bagian timur masuk ke dalam kategori Melanesians (Mela = hitam. Melanesia = kepulauan orang-orang hitam). Oleh karena itu, Earl sendiri kemudian cenderung menggunakan istilah Melayu-nesians, untuk menamakan penduduk India-Belanda bagian barat. Kemudian Logan merubah Indunesia menjadi Indonesia (Indos dan Nesos, keduanya berasal dari bahasa Yunani) dalam tulisan-tulisannya di Journal tersebut.
Adalah Adolf Bastian, seorang dokter dan sekaligus etnolog Jerman, yang mempopulerkan nama Indonesia ketika menerbitkan laporan perjalanan dan penelitiannya di Berlin, yang diterbitkan dalam karya 5 jilid (1864 – 1894) dengan judul “Indonesien, oder die Inseln des malaysischen Archipels” (bahasa Jerman, artinya: “Indonesia, atau Pulau-Pulau dari Kepulauan Malaya”). Jilid I berjudul Maluku, jilid II Timor dan Pulau-Pulau Sekitarnya, jilid III Sumatera dan Daerah Sekitarnya, jilid IV Kalimantan dan Sulawesi, jilid V Jawa dan Penutup.
Sejak dahulu hingga sekarang, para ilmuwan Eropa lebih senang menggunakan istilah/kata bahasa Latin atau Yunani untuk penamaan hal-hal yang sehubungan dengan ilmiah, demikian juga untuk menamakan ras penduduk di wilayah Malaya dan India Belanda bagian barat.
Eduard Douwes Dekker, dalam bukunya “Max Havelaar” menyebut India-Belanda dengan nama Insulinde, variasi bahasa Belanda untuk Kepulauan India. Ketika Indische Partij (Partai India) yang didirikan oleh keponakannya dilarang oleh Pemerintah India Belanda tahun 1913, para anggotanya mendirikan Partai Insulinde.
Baik Indunesian, Indonesien atau Insulinde semua artinya adalah Kepulauan India, untuk menunjukkan identitas pribumi yang hidup di bagian barat wilayah India- Belanda, sedangkan yang hidup di wilayah timur –Flores, Timor, Maluku dan Papua-sebenarnya adalah orang-orang Melanesia (Kepulauan orang-orang hitam).
Yang termasuk pertama menggunakan kata Indonesia pada awal tahun 20-an adalah Perhimpunan Indonesia di Belanda, Sam Ratu Langie dan Partai Komunis Indonesia.
Jadi kata Indonesia yang sampai sekarang digunakan oleh Republik Indonesia artinya tak lain adalah: Kepulauan India.
Selain Indonesia, yang menggunakan nama yang “diciptakan” oleh orang-orang Inggris dan kemudian dipopulerkan oleh orang Jerman, juga Phillipina (Filipina), yang masih tetap menggunakan nama peninggalan penjajahan. Ketika orang-orang Spanyol menguasai wilayah tersebut, sebagai persembahan kepada raja Spanyol, Phillip, jajahan itu diberi nama Philippina.
Banyak negara setelah merdeka mengganti nama yang “diciptakan” atau diberikan oleh penjajahnya, seperti Ceylon menjadi Sri Lanka, Burma menjadi Myanmar, Indo-Cina menjadi Vietnam, Rhodesia menjadi Zimbabwe, Gold Coast menjadi Ghana, South-West Afrika menjadi Namibia, dll.
Jadi seandainya bangsa ini sepakat untuk meninggalkan nama yang diciptakan oleh orang Eropa, maka Indonesia bukanlah negara pertama yang mengganti nama peninggalan masa penjajahan.
Sejarah Asal - Usul Nama Indonesia Ditemukan Dapat menjadi bahan pertimbangan, untuk kembali menggunakan nama yang telah lebih dari 1000 tahun digunakan oleh nenek moyang kita, yaitu NUSANTARA.
Senin, 29 April 2013
Asal mula tradisi hari Valentine
Pada setiap tanggal 14 Februari, warga dunia akan merayakan Hari
Valentine atau lazim disebut Hari Kasih Sayang. Warna merah muda
mendominasi toko-toko penjual cokelat, bunga, dan pernak-pernik lainnya.
Entah sejak kapan perayaan ini mendunia. Ada banyak versi tentang asal mula Valentine. Salah satu kisah yang terkenal adalah perayaan kasih sayang yang dibumbui kisah ”esek-esek”.
Pesta yang mengandung unsur seksual itu diangkat dari perayaan Lupercalia dalam tradisi Romawi setiap tanggal 14 Februari.
Bangsa Romawi merayakannya dalam rangka menghormati dewa kesuburan Februata Juno. Lupercalia diawali dengan undian memperebutkan seorang wanita. Orang yang mendapatkan undian akan hidup bersama sang wanita selama satu tahun. Jadi, perayaan kasih sayang menurut tradisi Romawi kuno bukan pelampiasan seks sesaat.
Sementara tradisi itu berjalan terus, tampillah Valentine, seorang biarawan Katolik. Valentine dihukum mati oleh Kaisar Claudius II karena menentang peraturan yang melarang pemuda Romawi menjalin cinta menjelang keberangkatannya ke medan perang.
Sang Kaisar beranggapan ikatan kasih dan batin dengan keluarga dan orang-orang yang dicintai hanya akan melemahkan daya tempur pemuda Romawi. Oleh karena itu, Kaisar melarang kaum pria Romawi menjalin hubungan cinta, bertunang¬an, ataupun menikah.
Valentine tergerak untuk melakukan sesuatu. Secara diam-diam, pasangan muda-mudi yang saling jatuh cinta dikumpulkan. Pasangan-pasangan itu mendapatkan renungan dari Valentine. Bahkan, Valentine memberi mereka sakramen pernikahan.
Aksi ini diketahui oleh Kaisar. Valentine dipenjara dan dijatuhi hukuman mati. Selain menentang aturan Kaisar, dia juga menolak mengakui dewa-dewa Romawi.
Selama Valentine dipenjara, terjadi suatu keajaiban melalui perantaranya. Kebutaan yang dialami Julia, anak sipir penjara, sembuh. Sepeninggal Valentine, Paus Gelasius I menetapkan 14 Februari sebagai hari peringatan St Valentine pada tahun 496.
Melalui peringatan St Valentine ini, gereja membaptis dan memberi makna baru atas perayaan Romawi kuno itu. Mulai saat itulah, perayaan 14 Februari berubah makna, dari upacara seksual menjadi perayaan kasih sayang tahunan.
sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2013/02/13/05062261/Asal.Mula.Tradisi.Valentine.s.Day
Entah sejak kapan perayaan ini mendunia. Ada banyak versi tentang asal mula Valentine. Salah satu kisah yang terkenal adalah perayaan kasih sayang yang dibumbui kisah ”esek-esek”.
Pesta yang mengandung unsur seksual itu diangkat dari perayaan Lupercalia dalam tradisi Romawi setiap tanggal 14 Februari.
Bangsa Romawi merayakannya dalam rangka menghormati dewa kesuburan Februata Juno. Lupercalia diawali dengan undian memperebutkan seorang wanita. Orang yang mendapatkan undian akan hidup bersama sang wanita selama satu tahun. Jadi, perayaan kasih sayang menurut tradisi Romawi kuno bukan pelampiasan seks sesaat.
Sementara tradisi itu berjalan terus, tampillah Valentine, seorang biarawan Katolik. Valentine dihukum mati oleh Kaisar Claudius II karena menentang peraturan yang melarang pemuda Romawi menjalin cinta menjelang keberangkatannya ke medan perang.
Sang Kaisar beranggapan ikatan kasih dan batin dengan keluarga dan orang-orang yang dicintai hanya akan melemahkan daya tempur pemuda Romawi. Oleh karena itu, Kaisar melarang kaum pria Romawi menjalin hubungan cinta, bertunang¬an, ataupun menikah.
Valentine tergerak untuk melakukan sesuatu. Secara diam-diam, pasangan muda-mudi yang saling jatuh cinta dikumpulkan. Pasangan-pasangan itu mendapatkan renungan dari Valentine. Bahkan, Valentine memberi mereka sakramen pernikahan.
Aksi ini diketahui oleh Kaisar. Valentine dipenjara dan dijatuhi hukuman mati. Selain menentang aturan Kaisar, dia juga menolak mengakui dewa-dewa Romawi.
Selama Valentine dipenjara, terjadi suatu keajaiban melalui perantaranya. Kebutaan yang dialami Julia, anak sipir penjara, sembuh. Sepeninggal Valentine, Paus Gelasius I menetapkan 14 Februari sebagai hari peringatan St Valentine pada tahun 496.
Melalui peringatan St Valentine ini, gereja membaptis dan memberi makna baru atas perayaan Romawi kuno itu. Mulai saat itulah, perayaan 14 Februari berubah makna, dari upacara seksual menjadi perayaan kasih sayang tahunan.
sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2013/02/13/05062261/Asal.Mula.Tradisi.Valentine.s.Day
Langganan:
Postingan (Atom)